Jl. Boulevard Timur Raya, Kelapa Gading - Jakarta 14250
T. (+6221) 4521001, 4520201    F. (+6221) 4520578
E. gadingpluit@gadingpluit-hospital.com

Gawat Darurat: (+6221) 4-5858-258

BEDAH ENDO-LAPAROSKOPIK

Apa itu Bedah Endo-Laparoskopi?
Bedah endo-laparoskopi atau operasi lubang kunci adalah prosedur bedah minimal invasif yang dilakukan dengan membuat sayatan kecil di dinding perut. Bedah endo-laparoskopi memiliki banyak keuntungan dari pada bedah biasa (konvensional). Pada bedah endo-Laparoskopi, sayatan yang dilakukan sangat kecil, sehingga luka bekas operasi hampir tidak terlihat, rasa sakit yang terjadi juga minimal, proses pemulihan lebih cepat sehingga waktu perawatan di rumah sakit lebih singkat.

Kondisi yang Memerlukan Teknik Bedah Endo-Laparoskopi
Bedah endo-laparoskopi bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit atau kelainan pada organ dalam tubuh. Beberapa prosedur operasi yang sering dilakukan dengan teknik bedah endo-laparoskopi adalah:

  • Batu kandung empedu (cholelithiasis)
  • Usus buntu (appendicitis)
  • Hernia
  • Kelainan pada lambung dan usus
  • Operasi untuk penurunan berat badan (operasi bedah bariatrik)
  • Kelainan pada ginjal dan salurannya
  • Kelainan atau gangguan pada sistem reproduksi wanita, dan sebagainya.

Prosedur Bedah Endo-Laparoskopi
Sebelum tindakan bedah endo-laparoskopi dilakukan, pasien akan diberikan bius total. Setelah pasien tertidur, dokter bedah akan membuat beberapa sayatan kecil sekitar 5–11mm di daerah perut. Melalui sayatan tersebut, dokter akan memasukkan sebuah alat yang dinamakan laparoskop.

Pada ujung alat tersebut, terdapat kamera dan lampu kecil yang tersambung ke layar monitor, sehingga dokter dapat melihat kondisi di dalam tubuh pasien dan melakukan tindakan operasi.

Selama bedah endo-laparoskopi dilakukan, rongga perut pasien juga diberi gas, agar menggembung. Hal ini untuk memudahkan ahli bedah melihat organ-organ tubuh dengan lebih jelas. Alat endo-laparoskopi juga dilengkapi dengan pisau bedah, atau kauter, serta benang jahit untuk melakukan tindakan pembedahan dalam rongga perut yang terdapat kelainan .

Kelebihan Bedah Endo-Laparoskopi
Bedah endo-laparoskopi memiliki banyak kelebihan atau keuntungan dari pada bedah biasa (konvensional) diantaranya yaitu:

  • Luka bekas operasi lebih kecil
    Karena teknik operasi dilakukan dengan membuat sayatan kecil di dinding perut sehingga bekas operasi sangat minimal dan hampir tidak terlihat.
  • Rasa nyeri lebih ringan
    Karena sayatannya lebih kecil, bedah endo-laparoskopi bisa membuat pasien merasa lebih nyaman. Teknik bedah ini juga umumnya hanya menimbulkan rasa nyeri ringan, tidak seperti nyeri setelah operasi biasa yang sering kali terasa lebih parah.
  • Proses pemulihan lebih cepat
    Selain nyeri yang bersifat ringan, sayatan kecil yang dibuat selama operasi endo-laparoskopi juga membuat proses pemulihan pasien bisa lebih cepat. Operasi dengan pembedahan terbuka umumnya membutuhkan waktu lebih lama karena nyeri yang timbul lebih berat sebanding dengan besar luka, sementara bedah laparoskopi biasanya hanya memerlukan waktu yang relatif lebih singkat karena luka lebih kecil.

Efek Samping Bedah Endo-Laparoskopi
Secara umum, risiko dan efek samping bedah endo-laparoskopi lebih kecil dibandingkan dengan bedah konvensional bila dikerjakan oleh tenaga ahli. Dalam beberapa kasus bisa terjadi kerusakan pada pembuluh darah dan lain-lain, namun hal ini sangat jarang terjadi.

Selain  bedah endo-laparoskopi terdapat juga bedah minimal invasif lainnya yang dilakukan di Rumah Sakit Gading Pluit seperti pada tindakan bedah tulang belakang, bedah saraf, THT dan lain-lain.

Rumah Sakit Gading Pluit sudah dilengkapi alat modern dengan sistem 3D imaging dalam melakukan tindakan bedah endo-laparoskopi, sehingga hasil operasi yang didapat jauh lebih baik.                                                                                          

                                                                               

Untuk INFORMASI dan PENDAFTARAN silahkan hubungi POLIKLINIK Lantai 7 Ext: 28712, 28713