Diabetes mellitus

Seorang pria, 46 tahun, sejak sekitar 7 tahun menderita Diabetes mellitus. Hingga sekarang konsumsi obat tidak teratur. Beberapa bulan terakhir kadar gula darah meningkat hingga lebih dari 300 mg/dl.

Pertanyaan:

Mengapa kaki seringkali kesemutan, terasa panas dan tebal, kadang kadang seperti ditusuk tusuk ?

  1. Apakah pengobatan dengan Insulin lebih baik
  2. Dibandingkan dengan obat oral ?
  3. Apakah terapi dengan Insulin menyebabkan ketergantungan ?
  4. Apakah Insulin bisa mengakibatkan impotensi pada pria ?
  5. Apakah manfaat olahraga pada DM ?

Jawaban:

  1. Diabetes mellitus (DM) pada orang dewasa pada umumnya adalah DM tipe 2, yang disebabkan oleh kekurangan Hormon Insulin. DM yang tidak terkontrol menyebabkan beberapa macam komplikasi, seperti gangguan fungsi ginjal, retina, pembuluh darah dan saraf perifer. Gangguan saraf perifer karena DM disebut neuropati diabetik. Gejala yang dirasakan pada awalnya adalah rasa tebal, sensibilitas menurun. Selanjutnya kaki terasa panas, kesemutan dan nyeri seperti ditusuk tusuk. Gejala gejala ini terutama muncul pada malam hari bila penderita DM istirahat. Neuropati diabetic bisa membaik, apabila kadar gula darah terkontrol.
  2. Ya, sebab Insulin adalah zat yang diproduksi oleh tubuh kita sendiri pada keadaan normal. Seorang diabetesi memproduksi insulin tidak dalam kadar yang normal, sehingga kita harus mengganti kekurangan itu, apakah dengan obat atau dengan Insulin. Terapi dengan Insulin dianjurkan sedini mungkin, selambat-lambatnya bila komplikasi seperti gangguan fungsi ginjal sudah terjadi. Anjuran tersebut sudah dijalankan di banyak Negara. Jadi apabila seseorang didiagnosis DM, dia sudah langsung dianjurkan untuk menyuntik Insulin. Tetapi satu hal yang tidak boleh dilupakan, bahwa terapi nomor satu pada DM adalah perubahan pola makan dan kegiatan jasmani secara rutin.
  3. Diabetes mellitus adalah penyakit yang hingga sekarang belum bisa disembuhkan. Jadi penderita DM harus mengkonsumsi obat obat DM atau menggunakan Insulin seumur hidup. Tetapi anggapan yang seringkali diutarakan, bahwa sekali menggunakan Insulin, tidak akan bisa lepas dari Insulin, adalah anggapan yang salah. Yang seringkali terjadi justru sebaliknya, bahwa penderita DM yang diterapi dengan Insulin setelah beberapa saat bisa kembali minum obat DM, tetapi dengan dosis yang lebih rendah dibandingkan dosis semula.
  4. Jawabannya adalah tidak. Justru impotensi bisa terjadi pada penderita DM pria dalam rangka komplikasi neuropati diabetic, karena gula darah yang tidak terkontrol dengan baik. Seperti disebut diatas, dengan perbaikan status DM, komplikasi bisa berkurang.
  5. Olahraga sangat dianjurkan pada penderita DM. Dengan olahraga rutin, kadar gula darah dan resistensi Insulin bisa menurun hingga 30 %. Yang paling dianjurkan adalah senam pagi dan jalan pagi, per minggu 5 kali, dengan durasi sekitar 30 menit, dimulai dengan pemanasan dan diakhiri dengan fase pendinginan.

Dr. Benny Santosa, Sp.PD

RS. GADING PLUIT

Untuk informasi lebih lanjut hubungi bagian Informasi: Ext. 8233, 8234

 
Home | Rawat Jalan | Rawat Inap | Unggulan | Events dan News | Fasilitas Lain | Clinic | Kerjasama | Contact Us | Link
 
Copyrights © 2006 - gadingpluit-hospital.com
All Rights Reserved