Jl. Boulevard Timur Raya, Kelapa Gading - Jakarta 14250
T. (+6221) 4521001, 4520201    F. (+6221) 4520578
E. gadingpluit@gadingpluit-hospital.com

Gawat Darurat: (+6221) 4-5858-258

RUTIN KE DOKTER GIGI

RUTIN KE DOKTER GIGI

RUTIN KE DOKTER GIGI

KELUHAN bau mulut acap kali mengemuka ketika tengah berpuasa. Padahal, masalah bau mulut (halitosis) bukan semata-mata lantaran produksi saliva yang berkurang karena tidak mengunyah makanan, melainkan bisa juga disebabkan kesehatan gigi dan mulut yang terganggu. Masalahnya, pergi ke dokter gigi belum menjadi kebiasaan masyarakat. Kita umumnya akan pergi ke dokter bila sudah ada keluhan. Padahal, hal tersebut berperan penting menurunkan risiko halitosis.

Halitosis biasanya muncul karena adanya masalah di mulut. Saat pasien datang ke dokter gigi, mulutnya akan diperiksa secara menyeluruh dan hal yang dapat memicu halitosis dapat segera ditangani. Hal-hal yang dapat dilakukan sebelum puasa untuk menghindari halitosis di antaranya scalling untuk membersihkan dan menghilangkan karang gigi, penambalan atau perawatan saraf gigi untuk mengatasi karies atau gigi berlubang, pencabutan atau ekstraksi untuk gigi berlubang yang sudah tidak memungkinkan dilakukan perawatan.

Kalau khawatir perawatan gigi dapat membatalkan puasa, perawatan dapat dilakukan setelah berbuka puasa. Namun, jika suatu tindakan bersifat darurat, di mana pasien perlu mengonsumsi obat untuk menahan rasa nyeri yang hebat, terpaksa puasanya dibatalkan. Lebih jauh, salah satu cara membersihkan gigi yang dikenal umat islam adalah siwak. Siwak adalah dahan atau ranting pohon ara. Tanaman ini tumbuh di sekitar Mekkah dan Timur Tengah. Tidak mengherankan bila banyak orang sana yang memanfaatkan siwak untuk menjaga kebersihan gig. Terlebih, penggunaan itu juga disunahkan Nabi Muhammad SAW. Siwak adalah alat pembersih gigi paling tua di dunia. Orang-orang di Afrika, Timur Tengah, Pakistan, dan Asia sudah berabad-abad membersihkan gigi dan mulut dengan siwak.

Seperti dimuat di KORAN SINDO – Senin, 28 Mei 2018