Jl. Boulevard Timur Raya, Kelapa Gading - Jakarta 14250
T. (+6221) 4521001, 4520201    F. (+6221) 4520578
E. gadingpluit@gadingpluit-hospital.com

Gawat Darurat: (+6221) 4-5858-258

MENGENAL DIABETES INSIPIDUS

MENGENAL DIABETES INSIPIDUS

MENGENAL DIABETES INSIPIDUS

Bolak-balik ke kamar kecil dalam satu hari bisa lebih dari 20 kali, bahkan hampir tiap jam, merupakan gambaran seseorang yang menderita penyakit diabetes insipidus.

Diabetes insipidus berbeda dengan penyakit kencing manis (diabetes melitus) yang biasa kita kenal, tapi menunjukkan gejala sering kencing seperti pada diabetes melitus. Diabetes insipidus adalah gangguan kemampuan tubuh mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit. Ini termasuk penyakit langka.

“Diabetes insipidus tidak ada hubungannya dengan gula. Penyakit ini karena kekurangan hormon ADH (antidiuretic hormone), hormon yang berfungsi menahan kencing. Kalau hormon ini tidak ada, otomatis keluar semua air kencingnya,” kata Dokter Benny Santosa dari Rumah Sakit GADING PLUIT, Jakarta.

Diabetes insipidus bisa terjadi kepada siapa saja. Penyebab pasti diabetes insipidus atau kenapa otak tidak memproduksi cukup hormon ADH belum diketahui jelas.

“Namun biasanya berhubungan dengan kecelakaan, penyempitan pembuluh darah otak, efek operasi pengangkatan tumor otak, atau efek samping terapi radiasi akibat kanker yang menyebar di otak,” ujar Benny dalam seminar ilmiah Management of Endocrine Disorder and Tumors, beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip di KORAN TEMPO – Senin, 19 November 2018